Cara Mandi Yang Ramah Lingkungan

Shower
Mandi Yang Lebih Baik

Mandi memang nikmat. Setelah bekerja seharian, atau mungkin terkena bau dapur setelah memasak, atau mungkin berkeringat di hari yang panas, hal pertama yang dipikirkan adalah ingin mandi. Yap, mandi memang bisa melepas penat, kotor dan sekaligus membersihkan badan. Di sini GreenTravelers mau mengajak untuk mandi yang lebih “hijau“.

Mandi di bawah air pancuran menggunakan air sepertiga lebih sedikit dibandingkan dengan mandi menggunakan gayung. Tapi fakta ini berlaku hanya bagi mandi yang kurang dari 5 menit. Di atas itu, pancuran bisa lebih boros karena mengeluarkan air 19-30 liter per menitnya (bayangkan air itu bisa digunakan untuk mengisi galon kosong).

Selain itu kebiasaan mandi menggunakan air panas juga berarti pemborosan listrik. Untuk memanaskan air hingga suhu 40.5 derajat celsius, percayakah Anda kalau listrik yang dikonsumsi setara dengan listrik yang digunakan untuk menyalakan lampu hemat energi 9 watt sebanyak 29 buah dan selama 1 jam? (What!?)

Nah, berikut tips-tips untuk mandi yang lebih ramah lingkungan:

  1. Mandilah dengan pancuran air kecil. Kecilkan bukaan keran Anda karena bisa menghemat pemakaian air hingga 9 liter per menit.
  2. Hemat air dengan tidak membuang-buangnya. Seringkali kita tidak sadar membuang air. Misalnya ketika kita melumuri sabun ke badan, air sering dibiarkan mengalir. Nah, mulai sekarang, matikan keran ketika Anda sedang menyabuni badan dan nyalakan ketika hendak berbilas.
  3. Jangan biasakan mandi air panas. Selain karena alasan penghematan energi di atas, bagi kita orang tropis, kulitnya lebih cocok mandi air dingin. Selain bisa melepas stress, juga bisa menutup kutikula dan pori-pori di kulit.
  4. Gunakan sabun yang ramah lingkungan. Sebagian besar sabun di pasaran mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan. Cobalah beralih ke sabun yang lebih ramah lingkungan seperti yang terbuat dari minyak zaitun, kelapa, kelapa sawit, dan bahan-bahan alami lainnya.
  5. Pakailah spons mandi. Dengan menggunakan spons, kita bisa lebih irit sabun karena sabun yang dihasilkan akan lebih berbuih dan mengangkat sel-sel mati dengan efektif.
  6. Mandilah secukupnya. Tidak ada gunanya berlama-lama di kamar mandi. Sebaiknya selesaikan mandi Anda dengan cepat dan dengan begitu bisa menghemat air lebih banyak.

Nah sekarang sobat GreenTravelers sudah tahu caranya mandi lebih hijau kan? Mari kita memulai sesuatu untuk bumi yang lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s