Air Terjun Sipiso-piso

Air terjun Sipiso-piso

Merencanakan jalan-jalan ke Medan, Sumatera Utara? Air Terjun Sipiso-piso wajib menjadi salah satu tujuannya. Mengapa? Biar saya cerita dulu ya tentang objek wisata yang satu ini. Air Terjun Sipiso-piso letaknya tak jauh dari Desa Tongging di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Letaknya di kawasan dataran rendah, dan Air Terjun Sipiso-piso berada di atas bukit, sehingga air yang mengalir tingginya bisa mencapai 800 mdpl. Bukit yang mengelilingi Air Terjun Sipiso-piso sangatlah hijau dan sejuk, dan tanaman yang paling banyak adalah pohon pinus.

Air Terjun Sipiso-piso berasal dari kata piso (atau pisau dalam Bahasa Indonesia). Itu dikarenakan debit air yang tinggi yang mengalir dari atas bukit, sehingga tampak berbilah (mirip pisau yang tajam). Objek wisata Air Terjun Sipiso-piso dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Untuk menuju Air Terjun Sipiso-piso, dibutuhkan waktu tempuh sekitar 2 jam dari Kota Medan. Lokasinya, hanya sekitar 20 kilometer dari Kabanjahe, ibukota Kabupaten Tanah Karo. Moda transportasipun tidaklah sulit. Anda bisa menggunakan transportasi umum dari terminal Medan menuju Kabanjahe, atau menyewa kendaraan bermotor. Tak hanya wisatawan domestik, wisatawan asingpun banyak yang mengunjungi Air Terjun Sipiso-piso, seperti dari Belanda, Malaysia dan Perancis.

Selain Desa Tongging di mana Air Terjun Sipiso-piso berada, desa sebelahnya, Desa Tao Silalahi pun juga bisa Anda kunjungi dan sangat menarik. Pemandangan Tanah Karo dari atas bukit dapat Anda nikmati dari ketinggian melalui Gardu Pandang. Dan Danau Toba, danau vulkanik yang paling besar di dunia-pun dapat terlihat dari sini. Dan seperti air terjun pada umumnya, untuk bisa menikmati tetesan airnya, Anda perlu menuruni beberapa anak tangga sehingga sampai di bagian bawah air terjun. Hati-hati dengan kondisi yang basah dan licin jika hujan.

Air Terjun Sipiso-piso akan mengalir menuju Danau Toba. Dengan ketinggian 120 meter dari atas ketinggian, suara tetesan air terdengar keras sampai di bawah bukit. Pemandangan alam sekitarnya juga sangat menakjubkan. Selesai berwisata di Air Terjun Sipiso-piso, jika Anda membutuhkan penginapan, Anda bisa menginap di Desa Tongging, atau bisa juga di pusat Kota Kabanjahe.

Sejarah Suku Batak di Sumatera

Suku Batak

Versi sejarah mengatakan Si Raja Batak dan rombongannya datang dari Thailand, terus ke Semenanjung Malaysia lalu menyeberang ke Sumatera dan menghuni Sianjur Mula Mula, lebih kurang 8 km arah Barat Pangururan, pinggiran Danau Toba sekarang. Versi lain mengatakan, dari India melalui Barus atau dari Alas Gayo berkelana ke Selatan hingga bermukim di pinggir Danau Toba.

Diperkirakan Si Raja Batak hidup sekitar tahun 1200 (awal abad ke-13). Raja Sisingamangaraja XII salah satu keturunan Si Raja Batak yang merupakan generasi ke-19 (wafat 1907), maka anaknya bernama Si Raja Buntal adalah generasi ke-20.

Batu bertulis (prasasti) di Portibi bertahun 1208 yang dibaca Prof. Nilakantisasri (Guru Besar Purbakala dari Madras, India) menjelaskan bahwa pada tahun 1024 kerajaan COLA dari India menyerang SRIWIJAYA yang menyebabkan bermukimnya 1.500 orang TAMIL di Barus.

Pada tahun 1275 MOJOPAHIT menyerang Sriwijaya, hingga menguasai daerah Pane, Haru, Padang Lawas. Sekitar rahun 1.400 kerajaan NAKUR berkuasa di sebelah Timur Danau Toba, Tanah Karo dan sebagian Aceh.

Dengan memperhatikan tahun tahun dan kejadian di atas diperkirakan:

* Si Raja Batak adalah seorang aktivis kerajaan dari Timur Danau Toba (Simalungun sekarang), dari Selatan Danau Toba (Portibi) atau dari Barat Danau Toba (Barus) yang mengungsi ke pedalaman, akibat terjadi konflik dengan orang-orang Tamil di Barus.Akibat serangan Mojopahit ke Sriwijaya, Si Raja Batak yang ketika itu pejabat Sriwijaya yang ditempatkan di Portibi, Padang Lawas dan sebelah Timur Danau Toba (Simalungun).

* Sebutan Raja kepada Si Raja Batak diberikan oleh keturunannya karena penghormatan, bukan karena rakyat menghamba kepadanya.

Demikian halnya keturunan Si Raja Batak seperti Si Raja Lontung, Si Raja Borbor, Si Raja Oloan, dsb. Meskipun tidak memiliki wilayah kerajaan dan rakyat yang diperintah.

Selanjutnya menurut buku TAROMBO BORBOR MARSADA anak Si Raja Batak ada 3 (tiga) orang yaitu : GURU TETEABULAN, RAJA ISUMBAON dan TOGA LAUT. Dari ketiga orang inilah dipercaya terbentuknya Marga-marga Batak.

Sumber: disarikan dari buku “LELUHUR MARGA MARGA BATAK, DALAM SEJARAH SILSILAH DAN LEGENDA” cet. ke-2 (1997) oleh Drs Richard Sinaga, Penerbit Dian Utama, Jakarta.

Santorum: ‘There’s no such thing as global warming’

Rick Sanctorum

Cross-posted from ThinkProgress Green. This post was coauthored by Tanya Somanader. In an interview with Glenn Beck, Republican presidential candidate Rick Santorum claimed global warming is a hoax. Beck grinned as Santorum called for a “drill everywhere” policy and claimed that there is “no such thing as global warming”:

In an interview with Glenn Beck, Republican presidential candidate Rick Santorum claimed global warming is a hoax. Beck grinned as Santorum called for a “drill everywhere” policy and claimed that there is “no such thing as global warming”:

Beck: Oil?

Santorum: Drill. Drill everywhere.

Beck: Coal?

Santorum: Absolutely. Natural gas. We have huge stores. 263 years of oil at the current rate, almost 200 years of gas, and 300 years of coal.

Beck: What about global warming?

Santorum: There is no such thing as global warming. It is, in my opinion, there are hundreds of factors that cause the Earth to warm and cool, and the trace gas — of which human participation in this trace gas — is …

Beck: This could seal the deal for me. Whatever, I got enough.

Earlier this month, Santorum told the other enforcer of conservative thought, Rush Limbaugh, that global warming is “junk science.”

Watch the video

What do you think, GreenTravelers?

Green School Bali (I wish I were here..)

Indonesia yang masuk dalam jajaran Negara paling berpolusi no 3 sedunia, setidaknya boleh berbangga hati. Di tengah – tengah mirisnya pendidikan di negeri ini, sebuah inovasi baru di bidang pendidikan Indonesia hadir di Bali, jantung pariwisata negeri kita.

Ketika itu saya tengah menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Kuala Lumpur. Di dalam pesawat, iseng-iseng saya mengeluarkan majalah dari tempat duduk di depanku (majalah yang diterbitkan oleh maskapai tersebut) dan membaca isinya. Yah, hitung-hitung membunuh waktu sembari menunggu waktu tiba. Ketika saya melihat-lihat isinya, perhatian saya tertuju pada sebuah artikel tentang sebuah sekolah yang menanamkan konsep Green kepada semua murid-muridnya. Berikut sekilas review tentang Green School Bali.

Green School – Kul- Kul Campus. Yang terletak di desa Sibang Kaja, 30 km dari pusat kota Denpasar. Sebuah sekolah unik yang digagas oleh John Hardy, seorang desainer dan pengusaha jewelry yang sukses.

Sekolah unik nan ajaib ini merupakan satu – satu-nya sekolah di dunia yang bangunannya terbuat dari batang bamboo yang ramah lingkungan. Pendingin udaranya tidak lagi memakai Ac, melainkan kincir angin melalui terowongan bawah tanah. Tenaga listiknya menggunakan bio-gas yang terbuat dari kotoran hewan untuk menyalakan kompor. Tambak udang tempat budidaya, sekaligus peternakan sapi. Ditambah lagi arena olahraga, laboratorium, perpustakaan, dll.

Kemudian yang takalah uniknya adalah jembatan bamboo yang membentang di tengah – tengah sekolah, yang dibawahnya mengalir sungai Ayung. Benar – benar alam ??? Yup… memang itulah salah satu visi dan juga kelebihan sekolah ini… INTERAKSI DENGAN ALAM…

Para murid diajarkan untuk dekat dengan alam, mulai dari cara menanam padi, memproduksi coklat sendiri. Semua itu tak lepas dari harapan agar murid – murid mereka mengerti tentang berbagai hal dalam kehidupan, dan mampu menjadi pemimpin di dunia yang selalu berubah dan menantang ini.

Pendeknya, mereka-para pelajar-akan tahu segala hal dari organic gardening hingga mendesain website, dari menjalankan bisnis kecil hingga menekan emisi karbon, menjadi orang yang membanggakan dan dapat dipercaya mengelola kehidupan dengan lebih baik, di tengah krisis bumi ini.

Harganya ?? jangan ditanya… . Orang tua yang mampu menyiapkan uang untuk registrasi $ 500, Uang bangunan tahunan $ 950 dan buat grade I-VI uang sekolahnya setahun $ 7.950 adalah syarat untuk menyekolahkan anaknya di Green School Bali, tidaklah heran bila murid – muridnya sendiri lebih banyak terdiri dari kaum ekspatriat dan orang asing

Meski begitu, Green School menyediakan beasiswa pendidikan, maklum… sekolah ini baru berdiri 2 bulan lalu.

Di sisi yang lain seharusnya keberadaan Green School menginspirasi pemerintah dan swasta membuat sekolah yang mirip namun lebih affordable dalam biaya.

Bukannya apa-apa, sebagai anak negeri, miris rasanya melihat anak – anak bule yang terkenal bersih itu mau bermain – main dengan lumpur dan duduk lesehan di atas tikar, kemudian mampu bercocok tanam, menanam padi, dan membudidayakan udang. Sedangkan kita ? masuk ke lumpur saja mungkin tidak pernah, apalagi menanam padi ? padahal bercocok tanam merupakan identitas bangsa kita sebagai negara agraris.

Andaikata sekolah di negeri ini seperti Green School, mungkin tidak akan ada lagi yang namanya illegal logging, dan pembabatan hutan secara liar, karena sejak kecil mereka telah diajarkan bagaimana cara mencintai alam

Legend of the Toba Lake (North Sumatera – Indonesia)

Toba Lake

Once upon a time, there was a fisherman lived in aNorth Sumatra. Don’t ask me the year, all I know it was a very long time before you were born. When he was fishing in a river, a big fish was nailed. This fish had gold color all over its body. It was beautiful. The fisherman was very excited. He imagined a delicious dinner in his head. He put the fish in his basket and went home happily.

When he got home, he put the fish in a sink. He grabbed a knife to kill the fish. But when he almost killed it, he saw the fish eyes and felt pity. He took the knife away and put the fish in washbasin and added water in it. “Don’t worry, I wouldn’t kill you” the fisherman said.

The fisherman went fishing again. But this time he couldn’t get any fish. He went home with nothing in his hand. His stomach started to sing. He walked home slouching. He was surprised when he saw smoke came out from his kitchen.

“Who cooked in my kitchen?” he confused.

He took a peep and surprised when he saw a beautiful girl cooked in his house. “Why there’s a girl in my kitchen?” he confused.

The fisherman entered the room. “Who are you?” he asked the girl.

“I’m the fish.” The girl said.

The fisherman looked the washbasin and saw nothing in it. “The fish?” he asked incredulous.

“Yes. You didn’t kill me and I’m very thankful. I will return your kindness.” The girl said.

“That’s ok. I didn’t ask any return” the fisherman said.

“But I have to.”The girl insisted.

“Well, I lived alone. I don’t have family. If you want to be my wife, I will be very happy.” The fisherman asked the girl.

The girl smiled and said “I’d love to but you have to promise me that if we have kid you can’t tell him about me.”

And so, the fisherman and the fish girl were married. And then they had a child called Samo. Samo was very naughty. He couldn’t be advisable. He always played and never helped his parents.

One day Samo was asked to deliver lunch to his father. On his way, he met his friends and forgot to deliver his father’s lunch. Samo played with his friends. When he was tired and hungry, he was resting under a tree and ate his father lunch. Meanwhile his father waited him in starve and tired. His father went home and saw Samo played. “Where is my lunch?” he asked.

“Mmm…mm.. I ate it” Samo said afraid.

“Why you ate it?” his father asked.

“Mmm..mm.. I was hungry after playing with my friend” Samo said.

“You were told to deliver my lunch but you didn’t listen.” his father was very furious. “I can’t handle you anymore. You are very naughty. Go away from me. Don’t come home anymore.” His father yelled and evicted Samo from his house.

And this what happened if you can’t control your mouth when you angry. His father said the words that he wouldn’t suppose to say. “You… fish’s son.”

Suddenly, the sky was getting dark. The storm was breaking the ears. The rain felt from the sky like giant hose sprayed water all over the place. And then the water came out from the land and getting harder.

Sumo’s mother was very sad. “I told you don’t tell him about me” she said to her husband. “Now I’m going back to be fish again. Good by” the mother was transformed magically to be gold fish again and disappear through the water. The water was getting higher and drown the village and formed a lake.

Meanwhile, sumo run to the hill and stayed there. The hill then was surrounded by the lake.

Now the lake was known asTobaLake. Toba came from Tuba word means no mercy. And the hill in the middle calledSamosirIsland. Samosir means ‘Samo di usir’ or in English : Samo have been evicted.

This is just a legend, there were so many versions of the name’s story. You can’t tell which one is really true.

280511 – HiLo Green Ambassador Surabaya In Action

It all begins with one mission: “to inspire people, to influence city, to change the world”. We, HiLo Green Ambassador, decided to hold an activity which inspire people of Surabaya to live in green way. Cooperated with AV Peduli, one of the eco-movement organization in Surabaya, we are ready to change this world into a better one.

What we did on 28.05.11 was going down to the street and spread some “green inspiration” for people, in the skate park, traffic lights and some monumental buildings in Surabaya. We gave them some brochure about recycling trash, love the environment, eco-green living, and sometimes we had dialog with some people ’cause of their curiosity.

Samsung’s Solar Powered Laptop

Samsun-Solar-Power-USA-1-537x302   Samsun-Solar-Power-USA-2

Summertime sunshine will get a whole lot more productive with the Samsung NC215S — the first solar powered laptop to officially go on sale in the United States — which will be hitting US tech stores next month. The laptop’s 10.1 inch, 1024 x 600 pixel display and 1GB of memory can be powered by the sun with a battery that stores one hour of life for every two hours of charging — with a 14 hour battery max.

Samsung has already hit the solar gadget mark in India where they released a solar powered phone last year. With Samsung’s new solar powered wonder, the Samsung NC215S, you can head out to the park and work in the sun, for an entire work day — more than you can do with most laptops already on the market. The Samsung NC215S also has a matte display that reduces glare to make your sunny work time even more productive.

The laptop has its solar cells built right into the lid, so you can place it lid-down on a sunny windowsill to charge or position yourself in the park for optimal solar charging. It also has an LED backlit display that Samsung says is 50% brighter than your average computer — much needed in the bright outdoors. The Samsung NC215S was first released in Africa to great acclaim and now buyers in the US will be able to get their hands on it for the suggested retail price of $399.